Saya tertarik dengan jurnal ini karena membahas terkait obat generik. Adanya kebijakan dari pemerintah terkait harga obat generik berdampak kepada harga, ketersediaandan keterjangkauan penggunaan obat generik pada fasilitas pelayanan kesehatan dan masyarakat. Dengan terjangkaunya harga obat generik diharapkan masyarakat lebih mau menggunakan obat generik. Namun, dibalik kebijakan tersebut terdapat beberapa masalah seperti masih adanya fasilitas kesehatan yang menjual di atas harga eceran tertinggi dan belum ada tindakan pemerintah terkait penegakan pelanggaran tersebut. Sehingga hal ini menunjukkan belum optimalnya kebijakan yang dibuat. Selain itu masalah lainnya yaitu kekosongan obat. Hal ini dikarenakan beberapa industri obat tidak memproduksi obat generik dengan alasan bahan baku yang mahal
Sedangkan dengan adanya kebijakan tersebut maka harga obat generik menjadi murah sehingga disini terlihat adanya pertimbangan untung-rugi. Oleh karena itu untuk mendukung berhasilnya suatu kebijakan, maka dukungan dari pemerintah sangat diperlukan. Pemerintah diharapkan dapat memberikan informasi yang baik dan benar terkait obat generik agar dapat merubah persepsi obat generik di mata konsumen. Jadi dalam proses implementasi sebuah kebijakan pasti banyak problem di dalamnya, namun jika adanya dukungan yang efektif dari pihak terkait yang berkepentingan dalam kebijakan tersebut maka tidak akan ada masalah dalam kebijakan tersebut.
Terima kasih,
Daftar Pustaka :
Anggriani, Y., Ibrahim, M. I. M., Suryawati, S., & Shafie, A. A. (2014). The impact of Indonesian generic medicine pricing policy on medicine prices. Journal of Generic Medicines: The Business Journal for the Generic Medicines Sector, 1741134314553605.
Catatan : Tulisan ini dibuat sebagai tugas Mata Kuliah Kebijakan dan Manajeman Pelayanan Kesehatan.
By Hertarinda
No comments:
Post a Comment