Aprilia Grace A Maay (MKO)

Tugas 3 : Artikel terkait

"Upending the Social Ecological Model to Guide Health Promotion Efforts Toward Policy and Environmental"

Artikel ini berisi tentang penemuan model ekologi sosial, dimana kerangka luas digunakan dalam penelitian kesehatan masyarakat dan praktek, dengan mengubahnya dari dalam ke luar, menempatkan kebijakan dan lingkungan sosial yang berhubungan dengan kesehatan dan lainnya di pusat, dan konseptualisasi cara-cara di mana individu, jaringan sosial mereka , kelompok dan organisasi menghasilkan konteks masyarakat yang menumbuhkan kebijakan yang sehat dan pembangunan lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan dengan menjelaskan bagaimana praktisi promosi kesehatan dan peneliti dapat mendorong perubahan struktural melalui:
1. Menyampaikan kesehatan dan relevansi sosial inisiatif kebijakan dan perubahan lingkungan,
2. Membangun kemitraan untuk mendukung individu dan masyarakat
3. Mempromosikan distribusi yang lebih adil dari sumber daya yang diperlukan bagi orang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mengontrol kehidupan mereka, dan bebas berpartisipasi dalam ruang publik.

Referensi :
http://m.heb.sagepub.com/content/42/1_suppl/8S.full

Aprilia Grace A Maay (MKO)

Tugas 2 : Program kesayangan

"Promosi Kesehatan dan Perubahan Perilaku Hidup Dalam Rangka Peningkatan Status Kesehatan di Indonesia"

http://www.kompasiana.com/rabiatuladawiah/promosi-kesehatan_5517cbc2a333114e07b66106

         Promosi Kesehatan merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat melalui proses pembelajaran dari-oleh-untuk dan bersama masyarakat, agar mereka dapat menolong dirinya sendiri, serta mengembangkan kegiatan yang bersumber daya masyarakat, sesuai dengan kondisi social budaya setempat dan didukung oleh kebijakan publik yang berwawasan kesehatan. Menolong diri sendiri artinya bahwa masyarakat mampu berperilaku mencegah timbulnya masalah-masalah dan gangguan kesehatan, memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan serta mampu pula berperilaku mengatasi apabila masalah gangguan kesehatan tersebut terlanjur terjadi di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Banyak masalah kesehatan yang ada di negeri kita Indonesia, termasuk timbulnya Kejadian Luar Biasa (KLB) yang erat kaitannya dengan perilaku masyarakat itu sendiri. Sebagai contoh KLB Diare dimana penyebab utamanya adalah rendahnya perilaku hidup bersih dan sehat seperti kesadaran akan buang air besar yang belum benar (tidak di jamban), cuci tangan pakai sabun masih sangat terbatas, minum air yang tidak sehat, dan lain-lain.   Promosi kesehatan bukan hanya proses penyadaran masyarakat atau pemberian dan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan saja, tetapi juga disertai upaya-upaya menfasilitasi perubahan perilaku. Dengan demikian promosi kesehatan adalah program-program kesehatan yang dirancang untuk membawa perubahan (perbaikan) baik di dalam masyarakat sendiri maupun dalam organisasi dan lingkungannya (lingkungan fisik, sosial budaya, politik dan sebagainya). Atau dengan kata lain promosi kesehatan tidak hanya mengaitkan diri pada peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku kesehatan saja, tetapi juga meningkatkan atau memperbaiki lingkungan (fisik dan non-fisik) dalam rangka memelihara dan meningkatkan kesehatan masyarakat.  

Aprilia Grace A Maay (MKO)

Tugas 1: Respon terhadap materi

Tanggapan saya tentang materi social movement adalah materi ini sangat bermanfaat karena pada saat ini banyak kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah tetapi memiliki kendala dalam implementasinya. Dalam implementasi suatu kebijakan atau program diperlukan dukungan dan partisipasi oleh masyarakat agar program tersebut dapat berjalan secara efisien dan efektif. Yang perlu diperhatikan dalam social movement adalah SDM sebagai motivator dan inovator, sistem yang mendukung dan strategis serta nilai-nilai dan aturan aturan yang ada di dalam masyarakat tersebut.