Program Taburia
Program Taburia merupakan salah satu strategi dalam upaya peningkatan status gizi balita. Sejak tahun 2006,Kementrian Kesehatan telah mengembangkan Taburia dengan multi zat gizi mikro berisi 12 macam vitamin dan 4 jenis mineral yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang balita dan mencegah terjadinya anemia.Tujuan pembuatan Taburia untuk meningkatkan kualitas makanan yang dikonsumsi balita,khususnya bagi keluarga miskin.
Penanggung jawab program pemberian bubuk Taburia di Puskesmas adalah tenaga gizi puskesmas dengan dibantu oleh kader posyandu. pedoman diberikan oleh Dinkes untuk pedoman pelaksanaan program.Namun jumlah buku pedoman yang diberikan tidak cukup untuk diberikan kepada semua pelaksana program melainkan hanya tersedia satu di setiap posyandu.
Pada kenyataannya pelaksanaan program taburia masih belum efektif dan efisien. Diantaranya permasalahan distribusi taburia, sehingga masih ada balita sasaran yang tidak mendapatkan taburia karena tidak semua ibu datang ke posyandu,hasil kunjungan rumah menunjukkan tidak semua ibu mau menerima Taburia karena menganggap nafsu makan anaknya sudah baik serta ada beberapa yang sedang tidak ada di rumah saat dilakukan kunjungan rumah.Masih ada beberapa balita yang tidak mau makan makanan yang dicampur Taburia karena berbau obat serta terdapat kesalahan cara pemberian Taburia.Kepatuhan ibu sasaran juga tercatat masih kurang, karena tidak semua balita menghabiskan Taburia yang diberikan.
No comments:
Post a Comment