Pos Pembinaan Terpadu

Setyo Utami Wisnusanti

Tugas 1
Perkuliahan tentang Kebijakan dan Manajemen Kesehatan sangat menarik bagi saya. 
Perkuliahan ini membuka wawasan saya tentang proses pembuatan kebijakan dan tantangan didalamnya, implementasi kebijakan dan bagaimana mengevaluasi sebuah kebijakan. Materi-materi tersebut sedikit sekali disinggung pada saat studi sarjana saya. Cerita pengalaman dari dosen dan sharing teman dari daerah juga menjadi hal berharga bagi saya karena sebagai fresh-graduate, saya masih miskin sekali pengalaman mengenai kebijakan kesehatan.

Tugas 2
Materi kuliah mengenai reformasi sistem kesehatan sangat bermanfaat dalam peningkatan pelayanan kesehatan di masyarakat. Contohnya, mengenai pelaksanaan Posbindu (Pos Pembinaan Terpadu) yang mulai diberlakukan di wilayah Yogyakarta pada tahun 2015. Program tersebut perlu dievaluasi dengan indicator akses, efisiensi dan kualitas pelayanan yang kemudian dihubungkan dengan resiko penyakit yang dapat dicegah, status kesehatan masyarakat dan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Posbindu. Pengelolaan sumber daya manusia menjadi isu penting dalam pelaksanaan Posbindu. Pemeriksaan pada Posbindu memerlukan ketrampilan asesmen antropometri yang tinggi dibandingkan dengan posyandu balita dan membutuhkan jumlah kader yang lebih banyak dari posyandu balita karena masyarakat yang dilayani pun lebih banyak. Keberhasilan Posbindu sebagai program preventif penyakit tidak menular perlu dievaluasi, terutama dari segi pemberdayaan sumber daya manusia.

Tugas 3
Artikel kesayangan saya berjudul A Policy-Based School Intervention to Prevent Overweight and Obesity, yang ditulis oleh Gary D. Poster, dkk. Artikel ini membahas tentang kebijakan program pencegahan kegemukan dan obesitas pada sekolah-sekolah di Amerika Serikat. Saya menyukai artikel ini karena artikel ini menggambarkan proses evaluasi kebijakan yang berkaitan dengan gizi dan kesehatan yang sudah berlangsung selama 2 tahun. Artikel ini juga membahas tentang penerapan program, tantangan yang dihadapi dan keberhasilan pencegahan kegemukan dan obesitas berbasis sekolah. Program ini bisa diadopsi oleh pemerintah di daerah lain yang mempunyai masalah yang sama dengan mempertimbangkan hasil evaluasi program yang dipaparkan pada artikel ini.

 Setyo Utami Wisnusanti
School of Health Nutrition
Faculty of Medicine
Universitas Gadjah Mada
Jogjakarta-Indonesia, 55281


No comments:

Post a Comment