Sri Surahmiyati
Saya tertarik dengan artikel ini karena artikel ini mengemukakan salah satu interfensi terhadap aspek pelayanan kesehatan yaitu mengenai kebijakan terhadap waktu tunggu maksimum. Studi ini dilakukan pada pelaku pelayanan khususnya tenaga medis. Ditunjukkan sikap dan dukungan mereka pada awal dan beberapa waktu kemudian terhadap kebijakan waktu tunggu maksimum.
Karena saya bekerja di layanan kesehatan maka artikel tersebut bisa menjadi salah satu gambaran bagi saya, bahwa ternyata waktu tunggu merupakan aspek penting untuk ditetapkan sebagai suatu kebijakan dalam pelayanan kesehatan. Saya ingin mengetahui jika hal ini dicoba diterapkan juga di tempat saya bekerja. Caranya sedikit berbeda, yaitu dengan memberlakukan kebijakan pada semua petugas pelayanan. Dengan hal tersebut maka akan diketahui hasilnya baik pada petugas, mutu pelayanan, maupun reaksi masyarakat.
Daftar Pustaka
M Hanning, UW SpĂ„ngberg - Health Policy, 2000 – Elsevie
No comments:
Post a Comment