Sebenarnya banyak program yang dirancang cukup efektif dan efisien di tingkat pusat yang telah dijabarkan ke propinsi dan kabupaten. Contohnya bagaimana menanggulangi kasus gizi buruk dengan program penilaian status gizi balita di posyandu. Kalau program ini mendapat perhatian yang serius dari desa, semua balita akan tercover status gizinya, balita yang berpotensi gizi buruk akan lebih mudah terdeteksi sehingga langkah penanggulangannya dapat segera dilaksanakan, maka tidak akan terjadi kejadian luar biasa gizi buruk. Setiap bulan kami akan mendapatkan data BB dan TB balita lewat Sistem Informasi Posyandu.
Sekarang ada lagi program diluncurkan tahun ini untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui POSDAYA (pos pemberdayaan keluarga). Program yang efektif dan efisien kurang diminati oleh pengambil kebijakan di kabupaten kami. Banyak program waktu dicanangkan di pusat dan di proponsi langsung direspon untuk dicanangkan lagi dikabupaten, setelah itu diabaikan begitu saja dengan banyak alasan.
Salah satu program yang cukup efisien di Provinsi Maluku adalah program peningkatakn kualitas pelayanan kesehatan di provinsi Maluku dengan Pendekatan Gugus Pulau. Provinsi Maluku dengan 11 kabupaten dengan jumlah pulau ± 1400( pulau besar kecil berpenghuni dan tidak berpenghuni). Kabupaten Maluku Tengah salah satu kabupaten di Provinsi Maluku, dengan jumlah Puskesmas sebanyak 33 puskesmas, dapat dijangkau dengan pendekatan 6 gugus pulau sebagai pusat rujukan pelayanan, pusat rujukan informasi, pusat rujukan diklat.
By Merchy Sahertian
No comments:
Post a Comment