Why Do Some Women Still Prefer Traditional Birth Attendants and Home Delivery?: A Qualitative Study On Delivery Care Services in West Java Province, Indonesia

Artikel kesayangan saya :
Artikel pertama menjelaskan bahwa ketersediaan dan peran dukun bayi masih sangat dibutuhkan, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam hal jarak ke fasiltas pelayanan kesehatan dan keterbatasan ekonomi.
Daftar Pustaka :
Titaley, C. R., Hunter, C. L., Dibley, M. J., & Heywood, P. (2010). Why do some women still prefer traditional birth attendants and home delivery?: a qualitative study on delivery care services in West Java Province, Indonesia.BMC pregnancy and childbirth, 10(1), 43.

Artikel kedua membuktikan bahwa dengan memberikan pelatihan khusus untuk mengenali kasus komplikasi kehamilan dan persalinan telah memberikan dampak positif tetapi tidak memberikan sumbangan besar dalam menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi.

Daftar Pustaka :
Jokhio, A. H., Winter, H. R., & Cheng, K. K. (2005). An intervention involving traditional birth attendants and perinatal and maternal mortality in Pakistan.New England Journal of Medicine, 352(20), 2091-2099.

Catatan : Dari hal di atas saya dapat mengetahui bahwa suatu program dikatakan efektif apabila output yang dihasilkan bisa memenuhi tujuan yang diharapkan (outcome).

By Iwi Liesdiyanata

No comments:

Post a Comment