Tanggapan

Impelentasi kebijakan berkaitan erat dengan model rasional dari seluruh proses kebijakan, yang melihatnya sebagai suatu urutan kegiatan linier dimana ada suatu pembagian yang jelas antara formulasi kebijakan dan eksekusi kebijakan. Formulasi kebijakan dilihat sebagai politik yang eksplisit dan eksekusi kebijakan dilihat sebagai kegiatan teknis, administratif dan managerial yang besar. Kebijakan-kebijakan yang disusun ditingkat nasional atau internasional harus dikomunikasikan hingga tingkat bawah.

Kemampuan dalam mengembangkan sebuah sistem yang mengembangkan hubungan kausal antara penetapan tujuan dan tindakan suksesif yang didesain untuk mencapaiknya merupakan kunci utntuk mencapai implementasi yang efektif. tujuan harus didefinisikan dengan jelas dan dipamahi secara luas, politik yang sesuai, adminstratif, teknis dan keuangan harus tersedia, sebuah rabtai komando harus diciptakan dari pusat hingga kebawah, Dan suatu sistem komunikasi dan kontrol harus ditempatkan untuk menjaga keseluruhan rangkaian sistem. kegagalan disebabkan oleh pengadopsian strategi yang salah dan menggunakan mekanisme yang salah.

Referensi :
Bossert T, Bona Cita M dan Bowser D (2003). Decentralization in Zambia: Resource allocation and district performance. Health Policy and Planning 18:357-69
Howleet M dan Ramest M (2003). Studying Public Policy: Policy Cycles and Policy Subsystems. Don Mils. Ontario : Oxford University Press

By Faridz Ramadan

No comments:

Post a Comment