Menurut saya tidak ada kebijakan yang dapat memenuhi harapan semua orang, pastilah ada kekurangan meskipun telah melalui berbagai kajian. Hal ini bukan hanya disebabkan karena ketidakmampuan sekelompok pembuat kebijakan dalam merumuskan masalah dan solusinya, namun juga disebabkan oleh dinamika yang terjadi di dalam masyarakat.
Tetapi ketidaksempurnaan ini tidak seharusnya dijadikan dasar untuk mengambil kebijakan secara sepihak tanpa mengindahkan kaidah yang ada, karena tanpa mendalami akar permasalahan bagaimana caranya mengambil kesimpulan akan sebuah keadaan? Indikator apa yang digunakan untuk menetapkan suatu kondisi sebagai masalah? Kemudian apa jaminannya bahwa kebijakan yang diambil secara cepat dan terkadang cenderung terburu-buru ini akan memberikan dampak yang optimal untuk pemecahan masalah jika yang dilihat hanya kulit luar masalah bukan akarnya?
Mungkin memang ada rantai pemborosan biaya yang dipotong, tetapi pembuatan kebijakan yang tidak sesuai dengan kaidah ini juga bukan merupakan jalan keluar untuk menyelesaikan masalah pemborosan biaya, justru yang ditakutkan adalah cara ini bukan saja sama tidak efektifnya dengan cara yang ditempuh melalui pemborosan biaya tadi, tetapi juga menjadi ajang uji coba pemecahan masalah yang tidak memberikan dampak optimal namun menjadi celah baru pemborosan uang dengan dalih mempercepat penyelesaian masalah.
By Fany Octari
By Fany Octari
No comments:
Post a Comment