Arifandi
Biaya Operasional Kesehatan (BOK) adalah bantuan dana dari pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dalam membantu Pemerintah Daerah Kabupaten melaksanakan pelayanan kesehatan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan menuju Millenium Development Goals (MDGs) Bidang Kesehatan tahun 2015 melalui peningkatan kinerja Puskesmas dan jaringannya serta Poskesdes dan Posyandu dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang bersifat promotif dan preventif (Buku Tata Cara Penyelengaraan Administrasi Keuangan BOK 2012).
Efisien :
Tidak efisien karna membutuhkan biaya yang cukup besar dalam pelaksanaan program BOK tersebut. Selain itu pencapaian program belum maksimal karna masih tingginya kematian ibu di Provinsi Sulawesi Tengah menunjukkan angka 177 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup (11 Maret 2015).
Target AKI di Indonesia pada tahun 2015 adalah 102 kematian per 100.000 kelahiran hidup. Sementara itu berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, Angka Kematian Ibu (AKI) (yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan nifas) sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup. Angka ini masih cukup jauh dari target yang harus dicapai pada tahun 2015.
Efektif :
Minimnya sumber pembiayaan program dari daerah menghambat pelaksanaan program, dengan adanya program BOK (Bantuan Operasional Kesehatan) dapat menunjang pelaksanaan kegiatan program yang ada di Puskesmas.
Tunjukkan layanannya :
Layanan sesuai dengan kebutuhan dengan adanya sumber pembiayaan BOK di puskesmas mendukung seluruh program yang ada di Pusksmas terutama kegiatan di luar gedung dengan harapan lebih mendapatkan pelayanan kepada masyarakat.
Daftar Pustaka :
- http://www.moriwana.com/tinggi-tren-kematian-ibu-di-sulteng/
- http://www.kompasiana.com/ditaanugrah/angka-kematian-ibu-di-indonesia-masih-jauh-dari-target-mdgs-2015_54f940b8a33311ba078b4928
Catatan : Tulisan pendek ini menjelas tentang tidak efisiennya Program Pemerintah dalam menangani Tingginya Angka Kematian Ibu.
Program Biaya Operasional Kesehatan (BOK)
Biaya Operasional Kesehatan (BOK) adalah bantuan dana dari pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dalam membantu Pemerintah Daerah Kabupaten melaksanakan pelayanan kesehatan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan menuju Millenium Development Goals (MDGs) Bidang Kesehatan tahun 2015 melalui peningkatan kinerja Puskesmas dan jaringannya serta Poskesdes dan Posyandu dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang bersifat promotif dan preventif (Buku Tata Cara Penyelengaraan Administrasi Keuangan BOK 2012).
Efisien :
Tidak efisien karna membutuhkan biaya yang cukup besar dalam pelaksanaan program BOK tersebut. Selain itu pencapaian program belum maksimal karna masih tingginya kematian ibu di Provinsi Sulawesi Tengah menunjukkan angka 177 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup (11 Maret 2015).
Target AKI di Indonesia pada tahun 2015 adalah 102 kematian per 100.000 kelahiran hidup. Sementara itu berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, Angka Kematian Ibu (AKI) (yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan nifas) sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup. Angka ini masih cukup jauh dari target yang harus dicapai pada tahun 2015.
Efektif :
Minimnya sumber pembiayaan program dari daerah menghambat pelaksanaan program, dengan adanya program BOK (Bantuan Operasional Kesehatan) dapat menunjang pelaksanaan kegiatan program yang ada di Puskesmas.
Tunjukkan layanannya :
Layanan sesuai dengan kebutuhan dengan adanya sumber pembiayaan BOK di puskesmas mendukung seluruh program yang ada di Pusksmas terutama kegiatan di luar gedung dengan harapan lebih mendapatkan pelayanan kepada masyarakat.
Daftar Pustaka :
- http://www.moriwana.com/tinggi-tren-kematian-ibu-di-sulteng/
- http://www.kompasiana.com/ditaanugrah/angka-kematian-ibu-di-indonesia-masih-jauh-dari-target-mdgs-2015_54f940b8a33311ba078b4928
Catatan : Tulisan pendek ini menjelas tentang tidak efisiennya Program Pemerintah dalam menangani Tingginya Angka Kematian Ibu.
No comments:
Post a Comment