Dalam artikel ini penulis lebih banyak memberikan analilis subjektif disertai data-data pendukungnya pak. Dari segi efektivitas, pemerintah sudah berusaha memberikan langkah sesuai kebutuhan masyarakat dalam memerangi infeksi kecacingan seperti pemberian obat cacing yang diusahakan rutin, sosialisasi ke sekolah-sekolah, kampung-kampung, bahkan perkotaan, penyuluhan tentang infeksi cacing diusahakan diberikan di posyandu, PKK kampung.
Tapi sayangnya perhatian pemerintah memang belum difokuskan untuk memberantas cacing karna infeksi cacing tidak secara langsung memberikan gejala klinis yang signifikan seperti pada penyakit-penyakit ekstrem lainnya. Dan respon dari masyarakat pun tidak seperti yang diharapkan dalam menjaga sanitasi lingkungan yang bertujuan mencegah terjadinya cacingan. Sehingga kesimpulan saya tujuan efektivitas program ini belum berjalan sesuai harapan meskipun upaya yang dilakukan sudah efektif.
Dari segi efisiensi, di artikel dijelaskan bahwa keterbatasan dana pemerintah dalam menyikapi infeksi cacingan menjadi salah satu kendala mengapa infeksi kecacingan ini menjadi sulit untuk diberantas. Karna tidak dapat dipungkiri bahwa dalam menjalankan suatu program kita pasti akan membutuhkan dana yang cukup besar. Karna kaitannya sudah dengan masyarakat dan tim yang menjalani program tersebut. Sehingga kesimpulan saya dari segi efisiensi program pemberantasan ini belum tercapai.
Terima Kasih Pak,
Daftar Pustaka :
By drh. Anastascia Arysthia
No comments:
Post a Comment