Saya sangat tertarik dengan kutipan bapak pada perkuliahan Implementasi kebijakan bahwa "kunci keberhasilan implementasi kebijakan adalah manajer yang handal yang dapat mengimplementasikan kebijakannya dengan efektif dan efisien". Kemudian terkait penjelasan bapak mengenai kebijakan yang sustainable, masih segar dalam ingatan kami bahwa indonesia pernah mencanangkan program Indonesia Sehat tahun 2010, sebagai bagian dari upaya pemenuhan terhadap tuntuntan konstitusi yaitu untuk mewujudkan kesejahteraan sosial, tetapi setelah tahun yang dimaksud sudah berlalu selama empat tahun, apakah Indonesia sudah sehat? Kemudian ada lagi program pembangunan nasional yang mengacu pada agenda internasional, yaitu MDGs. Melihat perkembangan hasil pembangunan di beberapa negara yang masih belum semua on track maka MDGs pun akan ganti baju dan bernama menjadi SDGs (sustainable development Goals). Pertanyaannya adalah apakah yang menyebabkan masih belum tercapainya target kebijakan MDGs, apakah kurangnya kurangnya komitmen, koordinasi dan komunikasi antar pemangku kepentingan atau adakah kesalahan pada proses implementasi kebijakan tersebut? Dan sampai kapan pembangunan ini, khususnya di Indonesia, mampu mencapai batas akhir yaitu terwujudnya kesejahteraan sosial? Apakah dengan adanya SDGs ini insya Allah Indonesia akan sejahtera?
Referensi:
http://www.kompasiana.com/ratnayunita/di-antara-mdgs-dan-sdgs_54f345b77455137e2b6c6eeaBy Tria Saras Pertiwi
No comments:
Post a Comment