Program pengendalian malaria di Halmahera Selatan dengan pelibatan masyarakat secara aktif menarik untuk dilihat implementasinya

Risalia Reni Arisanti

1. Pemberian materi terkait implementasi kebijakan sangat menarik dengan contoh yang sudah familiar diterapkan di ranah kesehatan. Masih menjadi tantangan bagi kita untuk mengawal sebuah kebijakan yang pro rakyat yang efektif dengan efisiensi anggaran dengan memotong rantai mafia kebijakan. Semoga dengan pembelajaran menjadi manager yang baik, dapat membawa kita untuk mengimplementasikan kebijakan kesehatan yang rasional.

2. Program pengendalian malaria di Halmahera Selatan dengan pelibatan masyarakat secara aktif menarik untuk dilihat implementasinya.

http://www.batukarinfo.com/praktekcerdas/upaya-terpadu-untuk-memerangi-malaria-di-halmahera-selatan

Dalam artikel di atas, dapat dilihat bahwa dengan adanya melibatkan seluruh stakeholder secara aktif termasuk masyarakat di bawah koordinasi malaria center dapat menjadikan program pengendalian malaria menjadi tanggung jawab bersama. Dirasa efektif karena berhasil menurunkan angka kasus dan kematian akibat malaria secara signifikan. Efisien karena sumber daya yang dikerahkan tidak hanya dari pemerintah tetapi partisipasi masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan di wilayahnya berkontribusi besar karena mereka sadar bahwa malaria adalah musuh bersama.

3. Jurnal kesayangan:

Sommerfeld, Johannes, and Axel Kroeger. "Innovative community-based vector control interventions for improved dengue and Chagas disease prevention in Latin America: introduction to the special issue." Transactions of The Royal Society of Tropical Medicine and Hygiene 109.2 (2015): 85-88.

Jurnal ini memberikan gambaran bahwa dengue dan chagas yang masih jadi masalah utamanya di Amerika Latin memerlukan pendekatan tidak hanya scientific melalui pengendalian vektor dengan cara ramah lingkungan tetapi juga pendekatan sosial dengan merangkul masyarakat untuk berperan serta bersama menurunkan angka kesakitan akibat dengue dan chagas.

2 comments:

  1. Very good work karena:
    1. jurnal di tahun 2015
    2. judul sangat epidmiologis.
    3. jurnalnya terkategori epidemiologi juga.. (masuklah)..
    4. conton efisien yang jelas.. ongkos produksi lebih rendah karena melibatkan masyarakat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas feedbacknya pak,semakin memotivasi untuk membuat operasional research berbasis masyarakat untuk "membumikan" kebijakan pemerintah supaya program efektif dan efisien. Semoga ada kesempatan diskusi dengan bapak di waktu mendatang

      Delete