Program Sunatan Massal Pada Anak Sekolah dan Menengah

Program Sunatan Massal Pada Anak Sekolah dan Menengah

       Pemerintahan Kota A sebut saja, memprogramkan Sunatan Massal (gratis) bagi anak Sekolah Dasar dan Menengah yang belum di sunat untuk masyarakat yang tidak mampu, dimana tidak menutup kemungkinan siapa saja bisa datang. Anggaran di tetapkan dan sasaran yang begitu banyak menjadi prioritas, melibatkan semua SKPD. Dalam pelaksanaanya ternyata target dan sasaran tidak memenuhi perencanaan. Jadwal sunatan yang tidak bertepatan dengan libur sekolah menjadi alasan ketidak tepat sasarannya, masyarakat di haruskan ngantri menunggu lama karena keterbatasan tenaga yang menangani sunatan.
      Seharusnya sebelum kegiatan direncanakan, di hitung dulu kebutuhannya, baru menentukan target sasaran dan wktu pelaksanaan yang tepat. Selain itu tenaga medis yang bertugas pun harus di tetapkan, jangan di hari H baru di comot sana sini. Masyarakat tidak respon terhadap kegiatan program sunatan massal tersebut. Apa yang terjadi, dana yang di keluarkan tak sebanding dengan kebutuhan yang ada di masyarakat. Jelas terlihat bahwa tidak efektipnya program pemerintahan A, dimana program itu tidak sesuai dengan kebutuhan dari orang-orang yang membutuhkan.

Catatan : Tugas kebijakan sosial

By Evi Zalfia

No comments:

Post a Comment