Hill, P. S., Dodd, R., & Dashdorj, K. (2006). Health sector reform and sexual and reproductive health services in Mongolia. Reproductive health matters,14(27), 91-100.
Artikel ini menarik untuk dikaji dari sisi manajemen pelayanan kesehatan, terutama reformasi program kesehatan reproduksi. Artikel ini menceritakan tentang keberhasilan reformasi sektor kesehatan di Mongolia, khususnya dalam pelayanan kesehatan reproduksi. Dampaknya antara lain mampu menurunkan angka kematian ibu, menekan penularan STDs, serta menurunkan kejadian abortus. Beberapa model reformasi yang dilakukan antara lain sebagai berikut.
1. Mengembalikan pelayanan kesehatan yang awalnya hospital-based (kuratif-rehabilitatif) menjadi primary health care-based (promotif-preventif) melalui program Family Group Practices yang berfokus pada pelayanan kesehatan reproduksi seperti pelayanan ANC, pencegahan STDs, dan keluarga berencana.
2. Melakukan reformasi pembiayaan kesehatan sehingga gap antara masyarakat kaya dan miskin serta desa dan kota semakin sempit.
3. Menggalang kemitraan dengan beberapa stakeholder (UNICEF, UNFPA, WHO, dan UNESCO) untuk mewujudkan pelayanan kesehatan reproduksi remaja yang adolescence friendly
--
No comments:
Post a Comment