Tugas Artikel Social Movement :
Synthesizing qualitative and quantitative evidence on non-financial access barriers: implications for assessment at the district level
Jurnal ini membahas tentang tantangan yang muncul dalam upaya pencapaian Universal Health Coverage (UHC) yaitu upaya untuk memastikan akses terhadap pelayanan kesehatan yang dibutuhkan untuk semua orang dimana faktor penghalang dalam mengakses pelayanan kesehatan dapat muncul dari banyak sisi.
Banyak studi dan penelitian yang membahas tentang tantangan maupun hambatan dalam pencapaian Universal Health Coverage dari sisi pembiayaan dan pengembangan infrastruktur serta penyediaan sarana dan prasarana namun kita tidak bisa melupakan tantangan dari sisi lain yang juga penting dalam upaya pencapaian UHC. Salah satu tantangan yang muncul dalam mengakses pelayanan kesehatan yang dibutuhkan adalah tantangan dari sisi sosial.
Perjalanan untuk mengakses pelayanan kesehatan tidak hanya mendapat hambatan dari kondisi geografi namun dari sisi pergerakan sosial, salah satu temuan di Bangladesh menunjukkan bahwa kondisi sosial yang merupakan bagian dari kepercayaan masyarakat tidak memungkinkan seorang wanita untuk bepergian seorang diri dalam mengakses pelayanan kesehatan tetapi harus ada seorang kerabat laki-laki yang menemani, sehingga apabila seorang wanita membutuhkan layanan kesehatan di fasilitas kesehatan namun tidak ada kerabat laki-laki yang dapat menemani ke fasilitas kesehatan, wanita tersebut tidak akan dapat mengakses layanan kesehatan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun semua komponen pembiayaan dan faktor fisik seperti sarana dan prasarana transportasi, pembiayaan kesehatan, fasilitas kesehatan telah disediakan, namun kondisi sosial berupa budaya perilaku yang sudah terbentuk dan ditentukan lebih didahulukan. Dengan kata lain, pasien tidak hanya menghadapi hambatan berupa jarak secara geografis antara mereka dengan fasilitas kesehatan namun terhambat pula oleh jarak sosial dalam mengakses fasilitas pelayanan kesehatan sehingga dibutuhkan social movement dalam mengatasi jarak sosial yang terbentuk tersebut.
Referensi :
O'Connell, T. S., Bedford, K. J. A., Thiede, M., & McIntyre, D. (2015). Synthesizing qualitative and quantitative evidence on non-financial access barriers: implications for assessment at the district level. International journal for equity in health, 14(1), 54.
No comments:
Post a Comment